Wednesday, February 12, 2025

Bab 21: Klausa Bermuda dan Menara Evil

 "Apa sebenarnya yang menyebabkan manusia menjadi generasi keturunan bidadari? Bukannya bidadari itu sekarang sedang di surga?" Gia kebingungan.

"Bidadari itu terbuat dari belahan jiwa seseorang yang penuh cahaya oleh kekuatan kebaikan yang mengalir di darahnya... Jadi semua bidadari adalah ciptaan baru... Dan bidadari yang dulunya sudah ada sekarang turun ke bumi dan bersembunyi di tempat suci jauh dari iblis, bahkan mereka tidak mengenali bahasa bangsa iblis hingga butuh bantuan penterjemah bahasa antar alam... Itu yang kutahu sebab aku pernah berjelajah ke alam mereka," tutur Hajar.

"Tapi bagaimana bisa aku keturunan bidadari?" Gia berkata dengan nada bergeming.

"Sebab ada tanda di keningmu yang bisa kulihat dengan mataku ini, aku langsung tahu kau lah kalangan mereka. Leluhurmu adalah keturunan Idris yang dimuliakan. Dan dia sekarang adalah manusia yang menjadi raja malaikat di langit ke empat... Dia tidak pernah mati... Dia adalah satu-satunya manusia yang berhasil naik ke langit sebelum mati sehingga di sana dia berumur panjang... Dia berketurunan di sana dan dari keturunan itu menyebar ke bumi ke lingkungan orang-orang yang berhati suci dan bercucu-cucu hingga engkau..." Jelas Hajar.

"Jadi apakah aku ini lahir membawa misi?" Gia penasaran.

"Tentu saja, kau harus menyadarkan sesamamu... Banyak dari mereka yang bergabung ke lembaga LV sekarang sebab mereka tidak mengetahui identitas mereka dan terlanjur terekrut karena dihipnotis pemahaman baru... Dan rata-rata dari mereka bahkan merubah jenis kelamin mereka dan menjalani hubungan sesama jenis! Sebab ada agenda untuk merusak jiwa para keturunan bidadari... Maka LV mencuci otak manusia terutama sesamamu agar merubah jenis kelamin mereka sebab jiwa mereka sebelum lahir dan masih di alam gerbang kelahiran, sesungguhnya mereka belum berkelamin..." Jelas Hajar.

"Mereka belum berkelamin saat masih di alam peantian lahir?" Gia ingin diperjelas.

"Sebenarnya sebelum lahir sebagai setan, atau sebagai bidadari, sebagai binatang bahkan sebelum lahir menjadi pohon pun... Semua mahluk tidak berkelamin sebab di alam ruh tidak ada berkembang biak... Kita semua adalah jiwa yang berasal dari keringat Adam... Namun pemahaman ini ditekankan untuk mencuci otak sesamamu," Hajar berkata dengan nada penegasan.

"Pemahaman yang diambil sepenggal saja memang bisa menyesatkan..." Sahut Rhyno, Gia mengangguk paham.

"Baik lah, sekarang aku terangkan tentang angin klausa bermuda terbalik..." Lanjut Hajar.

"Apa itu?" Gia berusaha menenangkan diri.

"Seperti yang telah kukatakan bahwa aku adalah seorang peneliti satanis... Dan perjalananku telah teramat lama dan panjang... Maka lewat menceritakan kisahku itu baru lah aku bisa menjelaskan tentang dari mana suatu hal bisa kujelaskan... Dan apakah kalian bersedia mendengarkan dari awal tentang itu?" Hajar bertanya kepada seluruh pemuda, sementara Aman berbisik karena ingin kembali ke ruang suci dan Hajar mempersilahkan, maka Aman bangkit dan ke ruang sucinya.

Para remaja memaklumi sebab tugas Ama sangat berat, dia harus menghimpun kekuatan sebelum berhadapan dengan Eden.

"Klausa Bermuda adalah teori yang menjelaskan kontaksi antara kegiatan metafisika yang terjadi secara supernatural yang senantiasa terjadi hingga akhir zaman nanti, dilakukan oleh alam bukan mahluk berakal mana pun. Jadi ini murni kejadian alam..." Buka Hajar pada pembicaraannya yang akan semakin dalam.

"Awal dari observasi yang ini kualami secara tanpa sengaja, ini bukan lagsung ke dalam system-nya namun menyaksikan dari sisi terluar aktifitas bangun Klausa Bermuda terlebih dahulu pada saat itu. Kemudian berkembang ke petunjuk selanjutnya pada tahun dua ribu tiga puluh tiga dengan bantuan almarhum saudaraku." Jelas Hajar, para pemuda menyimak.

"Pengumpulan data mengenai Klausa Bermuda ini akhirnya menghasilkan kesimpulan mengenai betapa luar biasanya system alam yang diciptakan oleh Yang Maha Esa, dan sampailah pada publikasia artikel tentang itu, jadi aku sudah memasukkan informasi ini ke internet dan mungkin LV sudah mencuri maknanya untuk mereka gunakan," keluh Hajar.

"Jadi karena itu maka ini diceritakan?" Sambut Save dan Hajar mengangguk.

"Di tahun dua ribu tiga puluh tiga itu awalnya aku beribadah tengah hari, setelah menyelesaikan sujudku maka aku lanjutkan meruwat asma Tuhan, aku mengalami keanehan...

Aku sudah berada di dalam liang kuburan, di sana aku melihat ada angin hitam seperti kabut mengandung banyak abu hitam dan panas. Angin itu bertiup membawa bibit penyakit dan dia berjalan keliling dunia tanpa henti, dia menyerap sampah energy sisa dari afirmasi ilmu sihir jahat dan sisa wabah penyakit akibat sihir jahat pula.

Angin itu terus berhembus hingga akhirnya menyapu perkampungan dan perkotaan, hutan, pebukitan, dan lainnya.

Setiap badan manusia yang dilewati angin itu akan dihinggapi abu hitam yang dibawa oleh angin itu dan kulitnya akan terbakar, sampai kepada organ hati dan otaknya tetapi manusia tidak akan pernah tahu karena itu ghaib.

Jika angin itu berhembus kepada orang beriman kepada Tuhan maka kulit orang itu tidak akan terbakar. Tetapi jika kebalikannya maka akan terbakar dan hanya bisa sembuh jika orang itu bersuci dengan air dan sujud kepada Tuhan. Karena pasrah kepada Tuhan akan membuat energi panas negatif yang mampu membakar tubuh dan jiwa menjadi lenyap atau musnah seperti air yang mengering.

Setiap orang yang sudah terbakar oleh abu angin yang menempel itu tadi akan menjadi kepanasan hatinya kemudian dia mengamuk tidak jelas dan merusak tatanan harmoni di sekitarnya.

Akhibatnya akan terjadi banyak kerusuhan, kesetanan, dan kasus kriminalitas yang dilakukan oleh warga di kota atau di desa yang dilewati oleh angin itu.

Angin itu kadang seperti tornado yang sangat besar dan kadang dia bertiup seperti ombak laut yang menyapu tanah, dia juga bisa berjalan di atas air meskipun para ikan akan sehat dan baik-baik saja di dalam air, tapi manusia tidak bisa berlindung di dalam air untuk menghindari angin itu, mereka hanya bisa berlindung jika masuk ke rumah yang digunakan untuk sembahyang dan membaca kitab suci.

Angin itu membawa biang bencana alam dan musibah karena banyak sekali sampah-sampah energi sihir jahat yang bertebaran di atas tanah yang dilakukan oleh manusia.

Energi-energi sisa ilmu sihir itu akhirnya terkumpul layaknya sampah di lautan yang menjadi pulau sampah, energi sihir jahat yang bertebaran di udara pun terkumpul menjadi angin tornado yang besar.

Dan abu energinya bisa menjadi virus penyakit hati tambahan bagi manusia yang tidak beriman. Padahal kalau dipikirkan kembali, manusia sudah susah sekali diuji setan dan nafsunya sendiri, kini justru ditambahi dengan datangnya angin Fir’aun ini.

Pada tahun yang sama itu aku dan saudaraku melakukan perjalanan astral projection sengaja untuk mencari sudah sampai mana angin itu berhembus.

Ternyata angin itu berhembus mendekati Indonesia. Suasana malam itu mengerikan, kami terus saja menyebut nama Tuhan agar selamat. Dan besoknya kami cek ke media sosial  dan mendapati kabar dari beberapa orang bahwa tadi malam mereka merasakan hal aneh.

Kata mereka: malam yang dingin tiba-tiba berubah menjadi panas. Dan keesokannya banyak kasus terjadi, dan semua orang marah-marah tidak jelas.

Setelah kami mendiskusikan hasil pengamatan seperti diatas, maka kami coba untuk memecahkannya menjadi hal yang lebih rumit lagi.

Kami menyebut peristiwa ini touring of klausa Bermuda. Diambil dari nama segitiga Bermuda karena bersifat ghaib dan nyata, dan klausa yang bermaksud “berhubungan”. Yaitu Angin ghaib yang bertiup ke dunia nyata dan efeknya menjadi nyata, padahal angin ini muncul karena disebabkan oleh hal ghaib tetapi bisa sampai membuatnya berkeliling dunia.

Angin Klausa Bermuda ini juga kami sebut angin Fir’aun.

Saudaraku yang bernama Faathir itu adalah orang yang juga melihat angin ini pada tahun dua ribu enam belas dan menyebutnya sebagai angin Fir’aun karena membawa bencana bagi sebuah bangsa.

Belum ada cara untuk mendeteksi pergerakan angin ini karena tidak ada rumus yang bisa digunakan tetapi bisa dilihat langsung dan rutenya itu berlawanan dengan arah datangnya suara adzan karena itulah dengan kemungkinan besar, angin ini menjauhi adzan dan seperti digiring menjaga jarak dari jangkauan adzan.

Saat adzan datang dia pergi saat adzan pergi dia datang, tetapi dia bertiup menyerap energi negatif terus.

Datangnya menyapu daerah sehingga bisa datang antara dua sampai tiga bulan sekali.

Tahun berikutnya teori ini semakin termatangkan setelah aku belajar mengenai cara men-download data ghaib menggunakan hacking clouds dengan cosmic diving.

Menurut saudaraku, cara membajak gerakan awan di langit selain doa juga adalah adzan.

Semakin banyak adzan di suatu daerah maka langitnya semakin mudah untuk di-hack dan kemudian bisa melakukan cosmic diving disana.

Berdoalah saat ada adzan, dan sujud sebelum ada adzan di tempat lain. Lalu hubungkan keinginan dan ingatan yang kita miliki ke langit, sabarkan hati dan tunggu, kita akan lihat hasilnya berupa penampakan data dari awan yang mebentuk diri mereka sesuai jawaban yang kita cari sebab alam merekam seluruh ilmu di dunia ini. Jika langit tidak bereaksi maka berarti ada error dari kesadaran anda. Frekwensi kesabaran anda belum sepelan dan sehalus frekwensi kosmik yang ada di langit tempat dimana anda melakukan itu.

Dan data yang kudapatkan dari awan kala itu megatakan bahwa LV membangun sebuah menara untuk memusatkan energi negatif manusia di seluruh dunia. Energi negatif manusia berputar-putar megelilingi menara itu dan menara itu menghisapnya dan LV meletakkan sebuah batu meteor di menara itu sehingga seluruh energi buruk masuk ke batu itu.

Dajjal akan meghisap seluruh isi batu itu sampai matanya yang sebelah kanan menjadi buta. LV berusaha sangat keras setiap hari menghisap energi negatif  manusia sebelum angin klausa bermuda itu memusnahkannya karena itu mereka banyak melakukan pembantaian dengan perang kepada negara-negara yang menyebarkan suara adzan di wilayah mereka.

Tujuan mereka adalah untuk memusnahkan keberadaan adzan sebab adzan adalah seruan untuk sujud kepada Tuhan." Papar Hajar dengan sangat rinci.

Seluruh pemuda tercengang mendegarnya dan berpikir kembali untuk melakukan sesuatu yang lain ternyata selain harus ke dimensi internet dan radio karena di waktu yang sama aktifitas menara itu harus dihentikan.

No comments:

Post a Comment

Bab 22: Tidak Banyak Bicara

 Rhyno akhirnya merenung setelah perkumpulan di kediaman Aman selesai. Semua pemuda Zyo S akhirnya berkumpul untuk merundingkan rencana. Mer...