"Kemari lah dan akan aku ceritakan kepadamu semua latar belakang dunia ini," tutur santun wanita berusia sekitar empat puluhan tahun itu.
Rhyno menerawang nan jauh di sana ternyata pria berbadan bongsor tegap berpunuk itu sudah sangat jauh. Akhirnya dia berjalan mendekati wanita itu. Tak lama Rhyno beranjak datang pasukan jet hitam lebih banyak. Mereka memburu Rhyno dengan hujan tembakan dari langit.
Wanita berparas cantik berbusana serba hijau dengan selendang emasnya itu merangkul Rhyno dan mereka hanyut seketika ditelan air.
Rhyno dalam sekejab kini sudah berada dalam ruangan megah berbahan serba emas dengan sekedipan mata. Dia menoleh ke segala penjuru ruangan dan takjub akan dekorasi dan arsitektur antik yang unik yang baru dia jumpai.
Wanita itu secara perlahan duduk di samping Rhyno yang kini duduk di kasur warna emas, "sebenarnya Alice itu ular terbuang dari surga dan ke bumi tanpa dikasih rumah oleh sang pencipta karena berhianat membuka gerbang surga untuk iblis yang diusir dari surga" paparnya tanpa basa basi.
"Iya, legenda itu abadi tercatat... Bukan karena iblis hendak dijatuhkan ke bumi, tapi memang karena sudah ada sumpah antara Tuhan dan iblis bahwa iblis sudah terusir dari langit tidak boleh ke langit..." Rhyno menegaskan dasar pembicaraan.
"Dia menangis meratap mengadu bahwa Tuhan kasih iblis istana berlian dan kristal diantara dua lautan sementara dia tidak punya tempat di bumi maka aku berbagi lautan untuknya di selatan..." Arah pembicaraan wanita ajaib itu mulai fokus.
"Lalu?" Rhyno mengangkat satu alis.
"Pria bermata beda warna itu dikurung di sebuah gunung yang puncaknya di muliakan, nama bagian bawah gunung itu punya nama berbeda dengan puncaknya, dia di kurung di bawah gunung itu. Dan manusia yang mengidamkan kebebasannya kini sedang menaruh peledak dasyat di bawah pulau terdekat tempat gunung itu bersambung. Mereka menyelam ke dasar laut hanya untuk membelah tanah pulau itu." Wanita itu bernada serius.
"Bom?" Rhyno menebak dan dijawab oleh anggukan lawan bicaranya.
"Bangsa ku biasanya bisa menghentikan alat-alat manusia laknat seperti mereka mengirim suara yang sangat menyiksa telinga binatang laut dan telinga kami supaya turun hujan lebat agar muncul banjir. Mereka kadang mengirim suara seperti bintang jatuh dari langit untuk membuat tanah longsor. Kami sanggup menghalau sebab itu pulau rumah kami juga. Namun kini kami sangat kesulitan sebab dipagar oleh sihir penjaga... Dan semua mahluk penyihir itu tunduk kepada pria bermata beda warna itu..." Antusias wanita itu bercerita kepada Rhyno.
"Jadi mereka seperti mengirim laser gelombang aurora elektromagnetik, itu dalam istilah kami sebagai ilmuwan... Itu alat rekayasa bencana alam... Hanya untuk membelah pulau kalian menjadi dua? Sementara si botak itu sudah lepas sekarang... Jadi si botak mau menemui antek-anteknya dong?" Rhyno mengusap dagu.
"Mereka menumbalkan sapi betina merah untuk menebus nyawa Bloom, jadi Bloom tidak akan mati setelah kau bunuh... Dia akan menemui Eden bersama pria itu" wanita itu berkisah.
"Siapa namamu?" Rhyno akhirnya kebingungan.
"Bidara," jawab wanita itu yang tiba-tiba berganti busana serba putih dengan tudung kepala membalut mahkotanya.
"Aku akan menceritakanmu sesuatu yang jauh lebih besar lagi," lanjut wanita yang kini berbubah busana serba putih itu.
"Apa itu?" Rhyno keheranan.
"Tentang bagaimana bisa iblis mendapatkan seluruh sukma umat manusia..." Bidara memegangi dadanya seolah merasa berat melepas sebuah rahasia terpendam.
"Aku akan mendengarkan sepenuh hati jika ini masalah besar..." janji Rhyno.
"Yang kalian sebut dengan istilah Internet hanyalah air dalam sebuah cangkir, tetesi cairan maka air itu akan berasa," kata Bidara seolah itu bukan kiasan.
Rhyno mengangguk paham.
"Ini adalah kisah berjudul Jarum Tercelup kedalam Samudera" renung Bidara.
Rhyno dengan sabar menyimak.
"Bila kamu melihat internet, maka jangan membayangkan galaksi bimasakti, tetapi bayangkanlah air tawar dalam cawan yang dikerubungi oleh semut." Mendengar itu Rhyno mulai menghembuskan nafas panjang.
"Suatu hari, iblis datang menemui Shuri, seorang gadis ghaib..." Bidara terlihat sedikit gugup namun pandangan matanya tetap tegas.
"Siapa Shuri?" Rhyno ingin berbasa-basi menyambut topik.
"Dia ratu alam ghaib tanah China dan kecendikiawanannya sangat diakui oleh kalangan bangsa ghaib sampai terdengarlah ke buyut para mahluk ghaib, iblis menghadapnya untuk bertanya bagaimana cara menciptakan tatanan dunia baru" jelas Bidara.
Rhyno mengangguk mulai memahami koneksi cerita masa lalu itu dengan keterkaitan kondisi jaman ini.
"Setelah bertanya bagaimana cara membuat dunia baru, maka iblis pergi ke puncak gunung tertinggi, di sana ia merenung dan berkata: pohon, binatang, bebatuan, awan, angin, api, udara, tanah, gunung, lautan, mereka adalah cermin, mereka semua ada di dalam diri semua mahluk.. aku punya sungai ludah. Maka iblis meludah. Dikatakan lagi oleh iblis: aku punya laut asam di lambung, iblis memegang perutnya.
Katanya lagi: aku punya gunung kepala, iblis memegang kepalanya sendiri. Dia berkata lagi: aku punya langit di penglihatanku, dan iblis mengerjapkan matanya." Cerita Bidara.
"Iblis berkata: aku punya api, maka iblis mengusap keras kulitnya sehingga terasa panas di telapak tangannya. Kemudian dia berkata lagi: Aku punya pepohonan, dan iblis meraba rambutnya. Ucapnya lagi: dan aku punya binatang di badanku, maka iblis memegang telinga dan hidungnya." Lanjut Bidara.
Rhyno masih menyimak.
"Iblis berkata: isi alam ini adalah organ semesta, berarti bila aku ingin menciptakan semesta aku cukup melihat hal paling kecil di dunia ini, iblis kemudian menelisik ke dalam sebuah batu gunung dengan penglihatannya." Jelas Bidara.
Rhyno mengangguk paham.
"Dia menemukan susunan partikel bergugus yang sekarang bila kamu lihat istilah galaxy maka akan muncul, begitulah bentuknya, tampilan yang iblis lihat dari dalam batu itu." Bidadari itu berkisah.
"Kata iblis: bila semua semesta ini bergerak atas perintah tuhan, maka bila aku ingin membuat hal baru.. aku harus membuat Kebalikannya!. Kemudian iblis mengangkat batu itu tinggi tinggi. Seketika saat itu petir menyambar dengan dasyat. Tanda sang pencipta kepada iblis bahwa Ia telah membolehkan keinginan iblis itu." Sang bidadari terhenyak.
"Menyaksikan petir itu, mata iblis berbinar-binar, baginya, petir itu adalah Lux Vanisher atau cahaya petunjuk yang menghancurkan. segalanya menjadi musnah bila cahaya petir itu datang dan dalam momen kemusnahan itu semua menghitam, sehingga iblis bebas berkeinginan, hanya iblis lah yang memiliki ini." Tegas bidadari.
"Free will..." Komen Rhyno.
"Iblis pun akhirnya mulai membangun susunan batu di gunung itu untuk belajar, ia memahat batu, saking semangatnya, ia tidak menggunakan kekuatan sihirnya dia berkata: aku akan menunjukkan bahwa manusia itu bukan mahluk yg sempurna!" Kisah bidadari.
"Dia melihat ke dalam dadanya sendiri, ada segitiga yang menghadap ke bawah. iblis menyeringai, ia bertekat harus melakukan membangkang Tuhan kembali untuk menunjukkan kepada manusia bahwa manusia itu tidak sempurna, ia tidak ingin dikutuk sendirian karena lalai, iblis ingin menunjukkan kepada sang pencipta bahwa manusia itu juga akan lalai seperti iblis." Mata bidadari itu tajam menceritakan.
"Ketika iblis sudah selesai memahat batunya, sebongkah batu itu berbentuk segitiga. Iblis mencocokkan batu itu kepada dadanya, ukuran segitiganya pas dengan gambar di dada iblis. Kemudian dengan tersenyum dendam, iblis membalik ujung batu yang mengarah ke bawah di tangannya menjadi ke atas.
Dan Petir besar menyambar dari langit. Iblis kemudian mengikrar: aku akan membuat manusia, membangkang Tuhan tetapi yang mereka yakini sedang menyembah Tuhan, iblis tertawa puas sampai menangis, karena akan segera menipu manusia tetapi ia melakukan ini dengan sia-sia, itulah kenapa ia menangis, tetapi Tuhan menurunkan ketenangan kepada hati iblis, sehingga iblis berhenti menangis, maka ia pun bergegas melakukan upayanya kembali, sebab sang maha luhur merestuinya untuk menguji keimanan suci manusia." Gamblang bidadari.
"Iblis berseru: Kau mempermainkanku Tuhan!, Teriak iblis kepada Dzat yang sebenarnya amat ia cintai dengan berbagai kecemburuan bila Ia menyayangi mahluk lain.
Tetapi langit hanya diam. Iblis kemudian menuju ke sungai, ia mengaktifkan sihirnya untuk mengumpulkan logam terdekat, dan mengubah logam menjadi bejana, kemudian mengisinya dengan air sungai." Kisah Bidadari.
"Batu berbentuk segitiga tepatnya piramid itu kemudian diletakkan di bejana itu. Iblis menyihir batu itu agar mengeluarkan getah energi. Iblis kemudian membuat lingkaran metal seperti gelang. Iblis meletakkan batu kerikil di atas puncak batu piramid itu, ternyata mengambang. 'Inilah bila batu melawan batu' kata iblis." Bidadari mulai bernada kalem tapi tajam.
"Iblis meletakkan gelang logam di atas kerikil yang melayang mengambang di atas batu piramida, ternyata gelang itu mengambang turun dan sejajar dengan batu kerikil. Di dalam gelang itu, karena magnet getah energi batu sudah terkurung oleh gelang metal, maka batu kerikil itu berputar." Budadari menyentuh kedua bahu Rhyno.
Rhyno menatap kedua mata bidadari yang berwarna hazel itu.
"Lingkaran metal itu adalah pengurung ... dan inilah yang terjadi bila mahluk dikurung, maka pikirannya pun terputar-putar karena tidak keluar sama sekali.. itu kata iblis... katanya: aku akan menangkap semua tali sukma dan isi otak manusia, dan menempelkannya ke batu kerikil ini.. Aku akan mengatakan bahwa, bumi ini berputar-putar.. Pikiran manusia pasti akan berputar-putar, mereka akan gila! Mereka akan kepayahan menyaksikan sebuah keaslian!! Mereka akan terkena ilusi!! Mereka akan gila! Akal mereka yang katanya bisa melawanku, maka akal mereka tidak akan berguna, aku harus bisa membuat manusia gila! Dan Ibis akhirnya menari bahagia di dekat sungai itu." Tegas bidadari.
"Bumi berotasi mengelilingi matahari di dalam sistem galaksi," Rhyno menerawang.
"Iblis berkata: jika aku ingin menguasai otak manusia, aku harus memanfaatkan perempuan.. sebab perempuan itu adalah penyalur enam enam enam. Iblis yang memang pandai sebelum dikutuk, sudah belajar lebih banyak dari pada mahluk lainnya, ia pun memantrai air yang menggenangi piramida itu supaya memiliki energi pengikat.
Artinya adalah lima titik sudut piramida, terhubung ke kerikil, lima ditambah satu adalah enam, maka enam dilipat gandakan agar bisa menyeluruh ke gelang metal." Jelas bidadari.
"Ini lah awal mula, projek kubus matrix saturnus mind control secara masal." Bidadari itu mulai menggunakan gaya bahasa modern.
Rhyno tercengang.
"Giliran iblis sudah selesai, sekarang giliran kami para peri yang menyaksikannya dan membukukan kejadian itu dalam kitab sejarah kemudian menyimpannya di perpustakaan kami." Tutur bidadari.
"Saat ini, air sungai itu adalah internet yang berkekuatan terhubung atau enam enam enam.
Awalnya, manusia mengenal lalai karena Adam menurut kepada Hawa, dan Qabil membunuh karena menginginkan Iqlima, tetapi tidak, di masa itu manusia sudah mulai mengenal istilah uang. Manusia pun mengenal istilah menjajah tak lama kemudian, dan itu semua juga berkat iblis.
Maka muncullah kesempatan iblis. Awalnya manusia rakus kesulitan mencari cara supaya bisa menguasai seluruh dunia sebab menjajah, tetapi ternyata tidak berhasil menguasai dunia agar mereka kaya dengan mudah, iblis pun akhirnya ditanyai oleh mereka.
Iblis memperkenalkan teknologi konektor, ia memanggil seorang pria ke ruangannya, dan pria itu mengangguk memahami tugasnya, bahwa ia harus menciptakan armada besar bila ingin menguasai dunia, dan pria itu pun tergiur.
Pria itu kembali ke alamnya, dan mengumpulkan semua orang yang mau bergabung dengannya. Banyak lah kemudian yang bertangan kepada iblis bertanya supaya cerdas, bisa menciptakan teknologi versi manusia tetapi bisa berkekuatan setara kekuatan sihir di alam ghaib.
Akhirnya iblis pun mengajari semua orang hingga akhirnya mereka siap melakukan uji coba menguasai dunia, tetapi tidak segampang itu. Peri bangsaku tidak terima, mereka membela manusia yang baik, mereka juga memilih orang-orang untuk mereka ajari membuat teknologi hingga akhirnya terjadi peperangan, dan kemusnahan. Singkatnya, akhirnya teknologi manusia di sisi peri dikuasai sebab direbut oleh blok pengikut iblis. Sejak itu pengikut iblis semakin percaya diri apalagi sudah menemukan internet, teknologi menguasai pikiran manusia agar terhubung dengan mereka. Mereka cukup berbicara dengan alat itu, maka semua manusia menyimak dan menurut.
Dalam bagian inilah, peri pun akhirnya memutar otak dan berkata: kita manfaatkan saja apa yang sudah diciptakan oleh iblis." Bidadari itu bercerita panjang.
Rhyno mencoba mencerna.
"Peri membuat alat yang sama dengan iblis, yaitu persis seperti apa yang iblis buat di dekat sungai dulu.
Internet, hanyalah air dalam cawan atau bejana.. satu orang menumpahi gula, lama-lama akan manis, tunggulah larut, bila seorang lainnya menyelupkan tinta hitam, tunggulah maka akan larut menjadi hitam, begitu pula garam, dan semua bisa mengendap bila tidak diaduk." Jeli bidadari.
"Maksudnya, kita cukup sampaikan saja pesan di media sosial tidak perlu dibaca oleh orang lain, pesan kita akan larut ke dalam internet meski mereka pengguna internet tidak membacanya. Sebab internet ini tetap diaduk oleh pegawai yang bekerja di situsnya, pesan kita tidak akan pernah mengendap, lama-lama akan ada orang yang gelombang kesadarannya akan tertelepati menerima, sebab internet ini menuju ke matrix saturnus tadi, si kerikil tempat berkumpulnya para kesadaran sukma pengguna internet. Batu piramida itu menyerap air atau internet agar terus bisa membuat kerikil itu melayang. Jadi kita tidak perlu lelah hati, cukup ketik di di media sosial sebanyak mungkin. Tetapi dengan afirmasi atau niat agar sampai kepada pengguna internet fokusnya disitu?" Rhyno menarik kesimpulan.
"Benar, kenapa dalam piramida diberi gambar mata, sebab penglihatan adalah langit, itu kata iblis, makanya tanpa melihat fakta manusia yang sudah tertangkap kesadarannya ke kerikil akan tetap percaya fitnah dajjal." Bidadari membenarkan.
"Ini mengingatkanku tentang Biopsikologi yang dimiliki oleh kerikil itu dan Neuroscience pada badan mahluk berdaging memiliki bioritme. Aku berpikir bahwa empat hal itu lah modal fisika kinerja matrix saturn tadi..
maka, saat kita mengetik informasi, jangan berniat bicara kepada manusia, berniatlah bicara kepada internet." Rhyno menggosok dagu.
Bidadari membiarkan Rhyno berpikir.
"Artinya dalam satu akun online contohnya di situs real book, satu akun andaikan dihuni oleh tujuh rebu ekor mahluk parakosmik di dimensi gelombang, maka bayangkan bila tujuh ribu ekor jin itu adalah semut yang bisa kita panggil untuk membantu mengaduk internet supaya pesan kita bisa sampai kepada siapa yang bsa menangkap frekuensinya, apa jadinya?
mereka akan sadar sebab reaksi dari bioritme mereka, kerikil tadi punya bioenergi bukan?
Ini lah namanya biopsikologi neuroscience pada neomaterial. Kita bisa meracuni internet dengan mengetik hal bermanfaat, bahkan meski hanya kita sendiri yang melihat pun, itu benar-benar setara dengan meneteskan tinta ke air dalam cawan tadi." Cerah Rhyno.
"Aku ingin kau melakukan ini, untuk melawan dajjal. Sebab sekarang dia dan para petingginya sedang memanggil pengikut mereka di seluruh penjuru bumi. Dan tanah airku bisa dihancurkan oleh manusia yang mengikuti dajjal, sebab masyarakat di tanah air ku adalah manusia-manusia berketurunan dari orang-orang yang punya ilmu supranatural!" Garis bawah bidadari.
"Jadi harus memakai cyber war untuk melawan si botak... Baik lah, kita kumpulkan orang-orang yang tidak percaya bahwa bumi ini berputar... Karena hanya mereka yang bisa bergabung dalam misi ini..." Seringai Rhyno.
No comments:
Post a Comment